Selasa, 07 Juli 2009

Komunitas Blogger AMIK AKMI Baturaja

Senin, 06 Juli 2009

"Perempuan"

"Perempuan"
Jika kita mendengar kata perempuan bayangan kita adalah cantik, ayu, gemulai, seksi, pandai berdandan dan sebagainya. Tetapi kenyataannya terkadang hal yang demikian itu jarang kita temukan. Apalagi jaman sekarang yang orang-orang bilang jaman modern. Dulu orang kalau melihat seorang perempuan pasti mengatakan "wah cantik sekali", tetapi sekarang "wah ganteng sekali". Memang sebagai seorang perempuan atau wanita kita sudah mendapatkan kata emansipasi yang di berikan oleh seorang R.A. Kartini, tetapi emansipasi itu kan nggak boleh kebablasan dan jangan berlebihan (Lebay). Kita boleh berpenampilan menarik tetapi menarik itu jangan yang menimbulkan suatu perasaan lain bagi orang yang memandang. Misalnya saja kita memakai pakaian yang rapi dan tertutup, berdandan seperlunya, bila memakai jilbab harus yang rapi, atau jika tidak memakai jilbab, rambut kita atur atau kita ikat dengan rapi maka bisa dikatakan bahwa pakaian atau dandanan kita menarik.
Tetapi kalau sekarang bisa kita lihat sendiri di Negeri ini. Banyak perempuan yang termakan Western. Misalnya saja memakai baju yang kurang bahan, berjalan dan berdandan seperti model (padahal cuma belanja di pasar templek). Itu kan membuat orang berpikir yang macam-macam. Jika orang-orang berpikir yang positif mungkin kita tidak masalah, tetapi jika sebaliknya, bagaimana....?
Yang ingin saya unkapkan di sini yaitu tentang beberapa pendapat yang mengatakan bahwa "Perempuan itu pelengkap penderitaan", "Perempuan itu salah satu faktor penyebab hancurnya seseorang", dan lain sebagainya. Betapa banyak pendapat-pendapat yang memojokkan kaum perempuan. Banyak kontroversi tentang pendapat-pendapat tersebut. Tetapi saya lebih cenderung setuju tentang kedua pendapat di atas. Mengapa......?
Yang pertama: Perempuan itu pelengkap penderitaan. Itu menurut saya memang benar sekali. Kata-kata ini pertama saya dengar dari seorang guru saya di SMA. Memang kedengarannya sangat tidak adil bagi kaum perempuan. Tetapi setelah saya pikir ada betulnya juga. Kaum wanita itu memang terlahir sebagai kaum yang lemah. Dan dapat kita katakan kalau wanita itu senang apabila ia di manja. Yang membuat saya bisa setuju dengan pendapat itu, Misalnya saja Si A menikah atau pacaran dengan Si B. Sebagai seorang laki-laki si A harus bisa menyenangkan hati pasangannya. Misalnya saja dengan memberi sesuatu pada si B. Tetapi namanya saja manusia, pasti jika di kasih hati minta jantung. Si B jika di beri sesuatu itu pasti akan merasa senang sekali tetapi suatu saat ia pasti juga akan meminta yang lebih lagi pada si A. Mungkin karna saking cintanya si A pada si B apapun akan ia berikan, walaupun nyawa sekalipun (walah-walah romantis banget cing.... he he), walaupun ia menderita. Atau misalnya saja pada suatu perkemahan wanita itu pasti menjadi sesuatu yang sangat ramai dan bawel. Apalagi bila menghadapi hal yang sulit. Memang perempuan itu bisa menghadirkan bahagia, bisa membuat hidup lebih berwarna, tetapi juga bisa menjadi neraka.
Yang kedua: "Perempuan itu salah satu penyebab hancurnya seseorang". Mengapa saya juga setuju dengan pendapat itu...? Karena ada suatu cerita yang pernah saya dengar bahwa ada sebuah negara yang hancur gara-gara seorang perempuan. Dan cerita itu menurut saya masuk akal. Perempuan itu katanya memiliki 9 nafsu dan 1 akal, tetapi ia pandai menyembunyikan nafsunya. Sedangkan laki-laki itu memiliki 1 nafsu dan 9 akal, namun ia tidak pandai menyembunyikannya. Maka jika seorang perempuan sudah mencampuri urusan laki-laki, jika perempuan itu memiliki suatu tujuan maka bagaimanapun tujuan itu pasti akan terus ia dapatkan tanpa memperdulikan akibat yang terjadi. Hal itulah yang terkadang bisa merugikan orang lain.
Namun lepas dari itu semua, kaum wanita juga menjadi objek yang sering menderita. Seperti yang sering kita lihat di Televisi, wanita menjadi korban KDRT, menjadi korban pelecehan, menjadi korban perdagangan, bahkan ada yang menjadi korban mode. Memang menyedihkan jika demikian. Emansipasi wanita mungkin bisa sedikit menghilangkan hal-hal di atas, tetapi jangan sampai kebablasan dan menyebabkan kaum wanita melupakan kodratnya.
Maka dari itu sebagai kaum wanita ada baiknya jika kita belajar menjaga diri kita dari hal-hal yang tidak kita inginkan dan harus kita mulai dari sekarang. Tetap berpegang pada norma-norma yang berlaku dan kodrat sebagai seorang perempuan. Jangan melebihi batas yang bukan punya kita.............

Sabtu, 04 Juli 2009

Kamis, 02 Juli 2009

Apa Artinya Cinta

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Ini tulisan pertamaku di internet. mudah-mudahan banyak yang suka ya....

Apa Artinya Cinta...................???
Seringkali kita dengar kata "cinta", "Love", dan masih banyak yang lainnya. Hampir semua lagu yang dciptakan itu semua tentang cinta, sinetron pun demikian. Semua orang akan merasa tertarik jika membicarakan tentang cinta.... Mulai dari anak-anak yang masih ingusan hingga orang tua yang sudah lanjut.
Cinta pun bermacam-macam jenis, dari cinta pada Sang Khaliq, cinta pada orang tua, teman, sahabat, pacar, keluarga, tetangga, hingga cinta pada barang atau binatang peliharaan. Kalau manurut cinta itu adalah sesuatu hal yang tidak akan habis jika di bicarakan, jika diungkapkan, jika dirasakan, dan jika dibahas.
Tapi ada juga yang bilang cinta itu pengorbanan, cinta itu kasih sayang, cinta itu persahabatan, cinta itu cerita indah namun tiada arti, cinta itu bukanlah sebuah mimpi, melainkan sebuah harapan, bukan apa yang di dapat, tetapi apa yang diberikan, bukan sesuatu yang dilihat, tapi kenyataan yang dirasakan, terasa dekat walaupun jauh dan terasa ada walaupun tiada, bukan puisi melainkan suara hati, dan masih banyak arti-arti cinta yang lainnya.....
Namun dari cinta-cinta yang disebutkan di atas, semuanya menurut saya benar. Cinta itu butuh pengorbanan, kasih sayang, cinta itu pun juga harapan. Cinta pun juga sesuatu yang tiada ujung jika dibicarakan. Semua tergantung dari sudut mana kita memandangnya.....
Yang jelas hidup ini akan indah jika kita mempunyai cinta dan perlu diingat bahwa Cinta yang Haqiqi itu hanya milik-Nya..........
Bagaimana..? apakah anda setuju....